A. JUDUL TUGAS
AKHIR
Perbedaan Kekuataan Hasil Pengelasan SMAW Posisi 3G UP Dengan
DAWN.
B. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi sangat menuntut tersedianya bahan
baku yang harus diolah akan menjadi bahan jadi. Penggunaan teknologi Pada
masyarakat sangat mendukung akan aktivitas dan fasilitas manusia. Misalnya
teknologi pengelasan sangat banyak diminati pemakaiannya untuk penyambungan
material logam dan sering ditemui pada pengerjaan kontruksi, industri mesin pertanian,
gerobang kereta api.
Pengelasan bukan tujuan utama dari
konstruksi, tetapi hanya merupakan sarana untuk mencapai ekonomi pembuatan yang
lebih baik, karena itu rancangan las dan cara pengelasan harus betul-betul
memperhatikan kesesuaian antara sifat-sifat las dengan kegunaan konstruksi dan
keadaan di sekitarnya serta efisiensinya.
Prosedur pengelasan sepertinya
sangat sederhana, tetapi fakta didalamnya banyak masalah yang harus diatasi,
yang pemecahannya memerlukan bermacam-macam bidang pengetahuan. Karena itu
dalam pengelasan, pengetahuan teknologi harus turut serta mendampingi aplikasi
di lapangan. Secara terperinci dapat dikatakan bahwa dalam perancangan
konstruksi dengan menggunakan metode sambungan las, harus direncanakan pula
proses pengelasan, bahan dasar dan jenis elektroda yang akan dipergunakan,
berdasarkan fungsi dari bagian-bagian konstruksi.
Perkembangan teknologi pengelasan
awalnya dilandaskan pada tantangan aplikasi, pemikiran pengelasan yang
didasarkan pada prinsip-prinsip teknis saja. Saat ini telah lebih ditujukan
pada produktifitas dan efisiensi, yaitu penggunaan sumber daya sekecil mungkin,
kecepatan proses setinggi mungkin dan penurunan kegagalan akibat faktor operator
sehingga meningkatkan profil perusahaan.
2. Rumusan Masalah
Pekerjaan pengelasan
terutama dibidang industri yang menggunakan proses pengelasan, sering terjadi
penggunaan proses pengelasan yang kurang tepat sehingga menghambat hasil
produksi. Itu mengakibatkan kerugian baik itu biaya, waktu maupun material.
Untuk itu perlu adanya penelitian perbedaan kekuataan hasil pengelasan SMAW posisi 3G UP dengan DAWN
supaya hasil produksi lebih bermutu atau lebih tahan lama.
3. Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut diatas maka
dapat dirumuskan batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.
Melakukan
pengelasan SMAW menggunakan elektroda E7016 untuk Root berdiameter 2,6 mm, E6013 untuk Hot Pass, Filler dan Capping
berdiameter 3,2 mm serta ketebalan material 10 mm.
2.
Posisi
pengelasan 3G UP
dengan DAWN.
3.
Membandingkan
hasil pengelasan dengan menggunakan pengujian visual dan bending.
4. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan
dari penelitian ini adalah:
1.
Untuk
mengetahui perbedaan hasil
pengelasan
posisi 3G SMAW UP dengan DAWN
2.
Untuk mengetahui kekuatan las SMAW
posisi UP dengan DAWN
5. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang ingin dicapai dari penulisan
tugas akhir ini adalah:
1.
Meningkatkan
pengetahuan tentang pengelasan SMAW serta langkah-langkah melakukan pengelasan
yang sesuai
standar.
2.
Meningkatkan
pengetahuan tentang penguji perbedaan hasil pengelasan dan langkah-langkah
pengujiannya.
3.
Mengetahui
kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis pengelasan SMAW posisi 3G UP dengan DAWN
C. TINJAUAN
PUSTAKA
1. SMAW (Shielded Metal Arc Welding)
Las elektroda terbungkus atau shielded metal arc welding (SMAW) adalah suatu proses penyambungan
dua buah keping logam atau lebih dengan memanfaatkan panas yang terjadi dari loncatan
elektroda pada 2 buah kutub yang berbeda, sehingga panas tersebut dapat
mencairkan keping logam tersebut kemudian dengan menggunakan bahan tambah yang
di sebut elektroda terbungkus maka dua logam yang mencair menjadi logam yang
padu dan membentuk suatu sambungan yang tetap.
Alat
utama las SMAW yaitu :
- Kabel tenaga
- Trafo las (generator)
- Kabel massa
- Kabel elektroda
- Pemegang elektroda
- Penjepit massa
Alat
bantu las SMAW antara lain :
- Meja las
- Palu terak
- Palu konde
- Gerinda tangan
- Mistar baja
- Sikat baja
- Ragum
- Kikir
- Penjepit benda kerja
2. Visual Test
Visual test
adalah pengujian yang tidak merusak benda kerja yaitu dengan penglihatan mata.
Pemeriksaan visual mencakup pemeriksaan sambungan las terhadap kemulusan
pengerjaan dan keseluruhan dimensi. Lasan diperiksa untuk meyakinkan bahwa
lokasi dan ukuran sesuai dengan yang dispesifikasikan pada gambar kerja.
Pemeriksaan mudah dilakukan.
Alat visual test
adalah:
·
Kaca pembesar
·
Mistar
3. Bending Test
Kekuatan
adalah ketahanan suatau material terhadap deformasi elastis. Modulus elastisitas (E) adalah kekuatan suatu
material pada daerah lasan yang akan diuji material yang lentur (tidak kaku)
daerah weld metal maupun daerah HAZ.
Alat untuk uji bending
adalah:
·
Gerinda
·
Mesin uji bending
·
Pengaris
D. METODE PENELITIAN TUGAS AKHIR
Metode
penelitian tugas akhir adalah suatu metode yang dilaksanakan dalam penelitian
menjelaskan cara yang digunakan untuk penelitian dengan langkah-langakah data
cara agar cara terwujudnya
hasil-hasil data dari penelitian yang dapat dipertangung jawabkan secara
ilmiah, yaitu metode yang mencari sebab
akibatnya dari hasil proses pengelasan yang berbeda pada plat baja SA 516
standar ASME. Pelaksanaan ekperimen dilaksanakan dilaborturium dengan kondisi
dan peralatan yang disesuiakan, guna memperoleh hasil data dari pengaruh
pengelasan SMAW posisi 3G UP
dengan DAWN pada plat baja SA 516 terhadap uji
tarik, kekerasan. Dari hasil eksperimen ini penelitian meneliti tentang hasil
perbedaan hasil kekuatan pengelasan smaw posisi 3G UP dengan DAWN.
1. Jenis Penelitian
Dalam penelitian yang mencangkup
pengelasan SMAW, penulis menggunakan metode-metode berikut:
1.
Penelitian Kepustakaan (Library Research) yaitu dengan cara
menghimpun bahan-bahan pengetahuan ilmiah yang bersumber dari buku-buku, dan
tulisan-tulisan ilmiah yang erat kaitannya dengan materi penulisan ini.
2.
Penelitian Lapangan (Field Research) yaitu dengan cara
mengadakan pengujian dan pengetesan melalui praktek.
2. Sifat Penelitian
Dalam penelitian ini penulis
menggunakan deskriptif yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk
menggambarkan keadaan atau gejala dan objek yang diteliti dengan mengambil
suatu kesimpulan yang bersifat umum.
3. Pengumpulan Data
Pada penulisan ini pengumpulan data
dikelompokkan atas dua jenis data yaitu:
1. Data Primer
Diperoleh melalui hasil pengelasan SMAW posisi 3G UP dengan DAWN, hasil pengujian visual dan bending dalam kegiatan
operasionalnya dan juga melakukan pengamatan atas hasil penelitian untuk dapat
diambil langkah apa yang harus dilakukan dalam penelitian tersebut.
2. Data Sekunder
Dengan mempelajari teori-teroi yang didapat dari literatur, dokumen,
dan bahan pustaka lainnya yang berhubungan dengan objek penelitian.
3. Diagram Alir Penelitian
![]() |
Gambar. 4.1. flowchart metode penelitian
4. Metode Analisa Data
Data yang diperoleh dari penelitian, dilakukan analisis baik secara teori maupun
melalui perhitungan.
E. SISTEMATIKA PENULISAN TUGAS
AKHIR
Untuk memudahkan penyusunan skripsi, maka dalam
hal ini penyusun membagi dalam beberapa bab, serta memberikan gambaran secara
garis besar isi dari tiap-tiap bab.
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini menerangkan
latar belakang masalah perumusan masalah tujuan penulisan,pembatasan masalah,
metodologi penelitian, serta sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN
PUSTAKA
Bab ini menerangkan teori-teori tentang pengelasan SMAW, teori-teori
Visual test, dan Bending test.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini
menerangkan tentang diagram alir penelitian, persiapan bahan, proses pengelasan
SMAW posisi 3G UP dengan DAWN, Visual test dan Bending test.
BAB IV ANALISA
DAN PEMBAHASAN
Bab ini
menerangkan hasil pengujian Visual test, hasil pengujian Bending test dan
perbandingan hasil pengujian pengelasan SMAW posisi 3G UP dengan DAWN.
BAB V PENUTUP
Bab ini memuat
kesimpulan serta saran-saran dari tulisan ini
F.
LANGKAH-LANGKAH PERHITUNGAN PERENCANAAN
1. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat:
Untuk peneliti:
1. Meningkatkan pengetahuan tentang pengelasan SMAW serta
langkah melakukan pengelasan sesuai standar.
2. Meningkatkan pengetahuan tentang pengujian visual test
dan langkah-langkah pengujiannya.
3. Mengetahui
kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis pengelasan
Untuk pembaca:
1.
Memperoleh
informasi tentang pengelasan SMAW serta langkah-langkah melakukan pengelasan
yang sesuai standar.
2.
Memperoleh informasi tentang pengujian visual
dan langkah-langkah pengujiannya.
3.
Sebagai pembanding.
Untuk akademi komunitas negeri
bengkalis:
1.
Meningkatkan
standar mutu setiap mahasiswa sehingga setelah lulus dari akademi komunitas
negeri bengkalis menjadi mahasiswa yang memiliki potensi yang baik dan siap langsung bekerja dilapangan.
G. Perkriaan Biaya
Pembuatan Tugas Akhir
Tabel 1. Perkiraan
biaya pembuatan tugas akhir
|
NO
|
NAMA BARANG
|
SATUAN
|
HARGA
|
|
1
|
Elektroda
smaw E6013
|
1 kg
|
Rp 100.000
|
|
2
|
Base metal
tebal 10 mm
|
4 buah
|
Rp 100.000
|
|
3
|
Print tugas
akhir
|
4 rangkap
|
Rp.200.000
|
|
4
|
Sewa mesin
las
|
1 buah
|
Rp. 50.000
|
|
Total biaya
keseluruhan
|
Rp.450.000
|
||
Terbilang:Empat
Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah
G. WAKTU PELAKSANAAN
TUGAS AKHIR
A. Jadwal
Pelaksanaan Tugas Akhir
Tabel 2. jadwal pelaksanaan Tugas
Akhir
|
NO
|
Jenis Kegiatan
|
Jadual Pelaksanaan Tugas Akhir
|
|||||||||||||||
|
Mei
|
Juni
|
Juli
|
Agustus
|
||||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
1
|
Studi literatur
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
Analisa
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
Realisasi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
perbaikan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
Prototipe
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
Bimbingan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7
|
Sidang TA
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
DAFTAR
PUSTAKA
1.
Design
Data faculty of mechanical engineering PSG college of Technology. 1991
Coimbatore
2.
Kenyon,
W, “Dasar-dasar Pengelasan” terjemahan Dines Ginting, Penerbit Erlangga,
Jakarta, 1987.
3.
Metalurgi
Las, 2001. Dikat Pendidikan dan Pelatihan Las untuk Tingkat Manager Bandung.
4.
Metalography
and Microstructures, American Siciety For Metal. Vol 9

keren , mau tak buat referensi ijin ya ?
BalasHapus